Senin, 29 April 2013
Jumat, 06 Juli 2012
DREAM CATCHER
Sabtu, 26 Mei 2012
Rabu, 28 Maret 2012
Perbedaan Bank Syariah dengan Bank Konvensional
Keberadaan perbankan Islam di tengah dominasi sistem kapitalis yang berbasis riba sesungguhnya suatu tawaran baru yang diperkenalkan oleh para cendikiawan muslim. Tawaran ini sebagai bagian dari upaya ummat Islam untuk bangkit dari keterpurukan serta memberikan konsep sistem ekonomi alternatif kepada dunia yang sistem ekonominya berbasis riba yang menimbulkan jurang pemisah yang semakin lebar antara si kaya dengan si miskin. Islam yang menjadi ruh dalam sistem perbankan secara tegas mengusung suatu konsepsi bahwa keberadan bank islam akan memberikan kemanfaatan bagi seluruh masyarakat berlandaskan kepada prinsip tauhid, keadilan, kemanfaatan dan menghindari diri dari kegiatan yang di larang.
Sistem perbankan syariah berbeda dengan sistem perbankan konvensional karena sistem keuangan dan perbankan syariah adalah merupakan subsistem dari suatu sistem ekonomi Islam yang cakupannya lebih luas. Oleh karena itu, perbankan syariah tidak hanya dituntut untuk menghasilkan profit secara komersial, namun dituntut untuk secara sungguh-sungguh menampilkan realisasi nilai-nilai syariah.
Bank Konvensional
Pada bank konvensional, kepentingan pemilik dana (deposan) adalah memperoleh imbalan berupa bunga simpanan yang tinggi, sedang kepentingan pemegang saham adalah diantaranya memperoleh spread yang optimal antara suku bunga simpanan dan suku bunga pinjaman (mengoptimalkan interest difference). Dilain pihak kepentingan pemakai dana (debitor) adalah memperoleh tingkat bunga yang rendah (biaya murah). Dengan demikian terhadap ketiga kepentingan dari tiga pihak tersebut terjadi antagonisme yang sulit diharmoniskan. Dalam hal ini bank konvensional berfungsi sebagai lembaga perantara saja.
Tidak adanya ikatan emosional yang kuat antara Pemegang Saham, Pengelola Bank dan Nasabah karena masing-masing pihak mempunyai keinginan yang bertolak belakang.
Sistem bunga:
Penentuan suku bunga dibuat pada waktu akad dengan pedoman harus selalu untung untuk pihak Bank
Besarnya prosentase berdasarkan pada jumlah uang (modal) yang dipinjamkan.
Jumlah pembayaran bunga tidak mengikat meskipun jumlah keuntungan berlipat ganda saat keadaan ekonomi sedang baik,
Eksistensi bunga diragukan kehalalannya oleh semua agama termasuk agama Islam
Pembayaran bunga tetap seperti yang dijanjikan tanpa pertimbangan proyek yang dijalankan oleh pihak nasabah untung atau rugi.
Di dalam perbankan konvensional terdapat kegiatan-kegiatan yang dilarang oleh syariah Islam, seperti menerima dan membayar bunga (riba), membiayai kegiatan produksi dan perdagangan barang-barang yang diharamkan seperti minuman keras (haram), kegiatan yang sangat dekat dengan gambling (maisir) untuk transaksi-transaksi tertentu dalam foreign exchange dealing, serta highly and intended speculative transaction (gharar) dalam investment banking.
Prinsip utama yang dianut oleh bank syariah adalah:
1) larangan riba (bunga) dalam berbagai bentuk transaksi
2) menjalankan bisnis dan aktivitas perdagangan yang berbasis pada memperoleh keuntungan yang sah menurut syariah
3) menumbuhkembangkan zakat. Sepanjang praktek perbankan konvensional tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam, maka bank-bank syariah telah mengadopsi sistem dan prosedur perbankan yang ada.
Namun, bila terjadi pertentangan dengan prinsip-prinsip syariah, maka bank-bank syariah merencanakan dan menerapkan prosedur mereka sendiri guna menyesuaikan aktivitas perbankan mereka dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Untuk itu maka Dewan Syariah berfungsi memberikan masukan kepada perbankan syariah guna memastikan bahwa bank syariah tidak terlibat dalam unsur-unsur yang tidak disetujui oleh Islam.
Perbedaan antara Bunga dengan Bagi Hasil
Islam mengharamkan bunga dan menghalalkan bagi hasil. Keduanya memberikan keuntungan, tetapi memiliki perbedaan mendasar sebagai akibat adanya perbedaan antara investasi dan pembungaan uang. Dalam investasi, usaha yang dilakukan mengandung risiko, dan karenanya mengandung unsur ketidakpastian. Sebaliknya, pembungaan uang adalah aktivitas yang tidak memiliki risiko karena adanya persentase suku bunga tertentu yang ditetapkan berdasarkan besarnya modal.
Selasa, 27 Maret 2012
ELEKTRONIK BANKING DAN PERKEMBANGANNYA DALAM DUNIA PERBANKAN SAAT INI
Rabu, 25 Mei 2011
Asuransi syariah
1.1 Asal Segala Sesuatu Itu Mubah (BOLEH)
Selasa, 24 Mei 2011
Mudharabah, Murabahah, Musyarakah
Mudharabah adalah: akad kerjasama suatu usaha antara dua pihak di mana pihak pertama (malik, shahib al mal, Lembaga keuangan Syariah) menyediakan seluruh modal, sedang pihak kedua (‘amil, mudharib, nasabah) bertindak selaku pengelola dan keuntungan usaha dibagi di antara mereka sesuai kesepakatanyang dituangkandalam kontrak (Fatwa DSN No.07/DSN-MUI/IV/2000)
• Pembiayaan mudharabah adalah pembiayaan yang disalurkan oleh LKS kepada pihak lain untuk suatu usaha yang produktif.
• Dalam pembiayaan ini LKS sebagai shahibul maal (pemilik dana) membiayai 100% kebutuhan suatu proyek (usaha) ,sedangkan pengusaha (nasabah) bertindak sebagai mudharib atau pengelola usaha.
• jangka waktu usaha,tata cara pengembalian dana, danpembagian keutungan ditentukan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak (LKS dengan pengusaha).
• Mudharib boleh melakukan berbagai macam usaha yang telah disepakati bersama dan sesuai dengan syariah, dan LKS tidak ikut serta dalam manajemen perusahaan atau proyek tetapi mempunyai hak untuk melakukan pembinaan dan pengawasan.
• Jumlah dana pembiayaan harus dinyatakan dengan jelas dalam bentuk tunai dan bukan piutang.
• LKS sebagai penyedia dana menanggung semua kerugian akibat dari mudharabah kecuali jika mudharib (nasabah) melakukan kesalahan yang disengaja, lalai atau menyalahi perjanjian.
• Pada prinsipnya, dalam pembiayaan mudharabah tidak ada jaminan, namun agar mudharib tidak melakukan penyimpangan, LKS dapat meminta jaminan dari mudharib atau pihak ketiga. Jaminan ini hanya dapat dicairkan apabila mudharib terbukti melakukan pelanggaran terhadap hal-hal yang disepakati dalam akad.
• Kriteria pengusaha, prosedur pembiayaan dan mekanisme pembagian keuntungan diatur oleh LKS dengan mempehatikan fatwa DSN.
• Biaya operasional dibebankan kepada mudharabah
• Dalam hal penyandang dana (LKS) tidak melakukan kewajiban atau melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan, mudharib berhak mendapat ganti rugi atau biaya yang telah dikeluarkan.
Rukun dan syarat pembiayaan :
• Penyedia dana (shahibul maal) dan pengelola (mudharib) harus cakap hukum
• Pernyataan ijab dan qabul harus dinyatakan oleh para pihak untuk menunjukan kehendak mereka dalam mengadakan akad, dengan memperhatikan hal-hal berikut :
I. Penawaran dan penerimaan harus secara eksplisit menunjukan tujuan akad
II. Penerimaan dari penawaran dilakukan pada saat akad
III. Akad dituangkan secara tertulis, melalui korespondensi atau dengan menggunakan cara-cara komunikasi modern
• Modal adalah sejumlah uang dan atau aset yang diberikan oleh penyedia dana kepada mudharib untuk tujuan usaha dengan syarat sebagai berikut :
I. Modal harus diketahui jumlah dan jenisnya
II. Modal dapat berbentuk uang atau barang yang dinilai. Jika modal diberikan dalam bentuk aset, maka aset tersebut harus dinilai pada waktu akad
III. Modal tidak dapat berbentuk piutang dan harus dibayarkan kepada mudharib, baik secara bertahap maupun tidak, sesuai dengan kesepakatan dalam akad.
• Keuntungan mudharabah adalah jumlah yang didapat sebagai kelebihan dari modal. Syarat keuntungan berikut ini harus dipenuhi :
I. Harus diperuntukan bagi kedua pihak dan tidak boleh menunjukan kehendak mereka dalam mengadakan akad.
II. Bagian keuntungan proporsional bagi setiap pihak harus diketahui dan dinyatakan pada waktu akad disepakati dan harus dalam bentuk prosentase (nisbah) dari keuntungan sesuai kesepakatan. Perubahan nisbah harus berdasarkan kesepakatan.
• Penyedia dana menanggung semua kerugian akibat dari mudharabah dan pengelola tidak boleh menanggung kerugian apapun kecuali diakibatkan dari kesalahan disengaja, kelalaian atau pelanggaran kesepakatan.
• Kegiatan usaha oleh pengelola (mudharib), sebagai pertambangan modal yang disediakan oleh penyedia dana, harus memperhatikan hal-hal berikut :
I. Kegiatan usaha adalah hak eksklusif mudharib, tanpa campur tangan penyedia dana, tetapi ia mempunyai hak untuk melakukan pengawasan.
II. Penyedia dana tidak boleh mempersempit tindakan pengelola sedemikian rupa yang dapat menghalangi tercapainya tujuan mudharabah yaitu keuntungan.
III. Pengelola tidak boleh menyalahi hukum syariah Islam dalam tindakannya yang berhubungan dengan mudharabah, dan harus disyaratkan hanya untuk satu pihak
Murabahah
Murabahah adalah menjual suatu barang dengan menegaskan harga belinya kepada pembeli dan pembeli membayarnya dengan harga yang lebih sebagai laba. (Fatwa DSN No.04/DSN-MUI/I/2000).
Mekanismenya adalah sebagai berikut :
• Bank membeli barang keperluan nasabah atas nama bank sendiri dan pembelian ini harus sah dan bebas riba.
• Bank menyampaikan semua hal yang berkaitan dengan pembelian, misalnya jikapembelian dilakukan secara hutang.
• Bank kemudian menjual barang tersebut kepada nasabah (pemesan) dengan harga jual senilai harga beli plus keuntungannya. Dalam kaitan ini bank harus memberitahu secara jujur harga pokok barang kepada nasabah berikut biaya yang diperlukan.
• Nasabah membayar harga barang yang telah disepakati tersebut pada jangka waktu tertentu yang telah disepakati.
• Jika bank hendak mewakilkan kepada nasabah untuk membeli barang dari pihak ketiga maka akad jual beli harus dilakukan setelah barang secara prinsip menjadi milik bank.
• Untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan atau kerusakan akad tersebut, pihak bank dapat mengadakan erjanjian khusus dengan nasabah.
Ketentuan murabahah kepada nasabah
• Nasabah mengajukan permohonan dan perjanjian pembelian suatu barang atau aset kepada bank.
• Jika bank menerima permohonan tersebut, ia harus membeli terlebih dahulu aset yang dipesannya secara sah dengan pedagang.
• Bank kemudian menawarkan aset tersebut kepada nasabah dan nasabah harus menerima (membeli)-nya sesuai dengan perjanjian yang telah disepakatinya, karena secara hukum perjanjian tersebut mengikat; kemudian kedua belah pihak harus membuat kontrak jual beli.
• Dalam jual beli ini bank dibolehkan meminta nasabah untuk membayar uang muka saat menandatangani kesepakatan awal pemesanan.
• Jika nasabah kemudian menolak membeli barang tersebut, biaya riil bank harus dibayar dari uang muka tersebut.
• Jika nilai uang muka kurang dari kurang dari kerugian yang harus ditanggung oleh bank, bank dapat meminta kembali sisa kerugiannya kepada nasabah.
• Jika uang muka memakai kontrak ‘urbun sebagai altrnatif dari uang muka, maka:
a. Jika nasabah memutuskan untuk membeli barang tersebut, ia tinggal membayar sisa harga.
b. Jika nasabah batal membeli, uang muka menjadi milik bank maksimal sebesar kerugian yang ditanggung oleh bank akibat pembatalan tersebut; dan jika uang muka tidak mencukupi, nasabah wajib melunasi kekurangannya.
•
Jaminan dalam Murabahah
Jaminan dalam murabahah dibolehkan agar nasabah serius dengan pesanannya. Artinya bank dapat meminta nasabah untuk menyediakan jaminan yang dapat dipegang.
Hutang dalam Murabahah
Secara prinsip, penyelesaian hutang nasabah dalam transaksi murabahah tidak ada kaitannya dengan transaksi lain yang dilakukan nasabah dengan pihak ketiga atas barang tersebut. Jika nasabah menjual kembali barang tersebut dengan keuntungan atau kerugian, ia tetap berkewajiban untuk menyelesaikan hutangnya kepada bank.
Penundaan pembayaran dalam murabahah
• Nasabah yang memiliki kemampuan tidak dibenarkan menunda penyelesaian hutangnya.
• Jika nasabah menunda-nunda pembayaran dengan sengaja, atau jika salah satu pihak tidak menunaikan kewajibannya, maka penyelesaian melalui Badan Arbitrase Syariah setelah tidak tercapai kesepakatan melalui musyawarah.
• Jika nasabah telah dinyatakan pailit dan gagal menyelesaikan hutangnya, bank harus menunda hutang sampai ia menjadi sanggup kembali atau berdasarkan kesepakatan.
Diskon dalam murabahah
• Jika dalam jual beli murabahah Lembaga Keuangan Syariah mendapat diskon dari supplier, harga sebenarnya adalah harga setelah didiskon; karena diskon adalah hak nasabah. (Fatwa DSN No.16/DSN-MUI/IX/2000)
• Apabila diskon dari supplier diberikan setelah akad,maka pembagian diskon antara Lembaga Keuangan Syariah dengan nasabah didasarkan pada ketentuan-ketentuan yang sudah tercantum pada akad
Musyarakah
Musyarakah adalah pembiayaan berdasarkan akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, dimana masing-masing pihak memberikan konstribusi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. (Fatwa DSN No.08/DSN-MUI/IV/2000)
Ketentuan-ketentuan :
• Pernyataan ijab dan qabul harus dinyatakan oleh pihak untuk menunjukan kehendak mereka dalam mengadakan kontrak (akad), dengan memperhatikan hal-hal berikut :
- Penawaran dan penerimaan harus secara eksplisit menunjukan tujuan akad.
- Penerimaan dari penawaran dilakukan pada saat akad.
• Akad dituangkan secara tertulis, melalui korespondensi, atau dengan menggunakan cara-cara komunikasi modern.
• Pihak-pihak yang melakukan akad harus cakap hukum, dan memperhatikan hal-hal berikut :
I . Kompeten dalam memberikan atau diberikan kekuasaan perwakilan.
II. Setiap mitra harus menyediakan dana dan pekerjaan dan setiap mitra melaksanakan kerja sebagai wakil.
III. Setiap mitra memilki hak untuk mengatur aset musyarakah dalam proses bisnis normal.
IV. Setiap mitra memberikan wewenang kepada mitra lain untuk mengelola aset dan masing-masing dianggap telah diberi wewenang untuk melakukan aktifitas musyarakah
V. Seorang mitra tidak dizinkan untuk mencairkan atau menginvestasikan dana untuk kepentingannya sendiri.
• Objek akad (modal, kerja, keuntungan, dan kerugian)
• Modal
I. Modal yang diberikan harus uang tunai, emas, perak, atau yang nilainya sama. Modal dapat terdiri dari aset perdagangan, seperti barang-barang, properti dan sebagainya. Jika modal dalam bentuk aset, harus terlebih dahulu dinilai dengan tunai dan disepakati oleh para mitra.
II. Para pihak tidak boleh meminjam, meminjamkan, menyumbangkan atau menghadiahkan modal musyarakah kepada pihak lain, kecuali atas dasar kesepakaatan.
III. Pada prinsipnya, dalam pembiayaan musyarakah tidak ada jaminan, namun untuk menghindari terjadinya penyimpangan, LKS dapat meminta jaminan.
• Kerja
I. Partisipasi para mitra dalam pekerjaan merupakan dasar pelaksanaan musyarakah. Akan tetapi, kesamaan porsi kerja bukanlah merupakan syarat. Seorang mitra dapat melaksanakan kerja lebih banyak dari yang lainnya dan dalam hal ini ia boleh menuntut bagian keuntungan tambahan bagi dirinya.
II. Setiap mitra melaksanakan kerja dalam musyarakah atas nama pribadi dan wakil dari mitranya. Kedudukan masing-masing dalam organisasi kerja harus dijelaskan dalam akad.
• Keuntungan
I. Keuntungan harus dikuantitatifkan dengan jelas untuk menghindarkan perbedaandan sengketa pada waktu alokasi keuntungan atau ketika penghentian musyarakah
II. Setiap keuntungan mitra harus dibagikan secara proporsional atas dasar seluruh keuntungan dan tidak ada jumlah yang ditentukan di awal yang ditetapkan bagi seorang mitra.
III. Seorang mitra boleh mengusulkan bahwa jika keuntungan melebihi jumlah tertentu, kelebihan atau prosentase itu diberikan kepadanya.
IV. Sistem pembagian keuntungan harus tertuang dengan jelas dalam akad.
• Kerugian
I. Kerugian harus dibagi di antara para mitra secara proporsional menurut saham masing-masing dalam modal.
• Biaya operasional dan persengketaan
I. Biaya operasional dibebankan pada modal bersama
II. Jika salah satu pihak tidak menunaikan kewajibannya atau jika terjadi perselisihan di antara para pihak, maka penyelesaiannya dilakukan melalui badan Arbitrase Syariah setelah tidak tercapai kesepakatan melalui musyawarah.
Rabu, 06 April 2011
Just The Way You Are Lyrics – Bruno Mars
Make the stars look like they're not shining
Her hair, her hair
Falls perfectly without her trying
She's so beautiful
And I tell her every day
When I compliment her
She wont believe me
And its so, its so
Sad to think she don't see what I see
But every time she asks me do I look okay
I say
[Chorus]
There's not a thing that I would change
Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you're amazing
Just the way you are
I could kiss them all day if she'd let me
Her laugh, her laugh
She hates but I think its so sexy
She's so beautiful
And I tell her every day
Id never ask you to change
If perfect is what you're searching for
Then just stay the same
So don't even bother asking
If you look okay
You know I say
There's not a thing that I would change
Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you're amazing
Just the way you are
The way you are
The way you are
Girl you're amazing
Just the way you are
When I see your face
There's not a thing that I would change
Cause you're amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you're amazing
Just the way you are
Jumat, 11 Maret 2011
Untuk mempercepat proses kerja design sebaiknya designer menguasai beberapa shortcut (jalan pintas) dengan memanfaatkan fungsi key board, berikut ini beberapa shortcut untuk Corel :
| Break Apart | Ctrl+K |
| Combine | Ctrl+L |
| Contour | Ctrl+F9 |
| Copy | Ctrl+C |
| Copy | Ctrl+Insert |
| Duplicate | Ctrl+D |
| Ellipse | F7 |
| Envelope | Ctrl+F7 |
| Export… | Ctrl+E |
| Find Text… | Alt+F3 |
| Format Text… | Ctrl+T |
| Freehand | F5 |
| Full-Screen Preview | F9 |
| Graph Paper | D |
| Group | Ctrl+G |
| Import… | Ctrl+I |
| Lens | Alt+F3 |
| New | Ctrl+N |
| Open… | Ctrl+O |
| Options… | Ctrl+J |
| Paste | Ctrl+V |
| Paste | Shift+Insert |
| Polygon | Y |
| Position | Alt+F7 |
| Print… | Ctrl+P |
| Rectangle | F6 |
| Repeat | Ctrl+R |
| Rotate | Alt+F8 |
| Save… | Ctrl+S |
| Scale | Alt+F9 |
| Spell Check… | Ctrl+F12 |
| Spiral | A |
| Text | F8 |
| Undo | Ctrl+Z |
| Undo | Alt+Backspace |
| Ungroup | Ctrl+U |
| Visual Basic Editor… | Alt+F11 |
| What’s This? | Shift+F1 |
| Align Bottom | B |
| Align Centers Horizontally | E |
| Align Centers Vertically | C |
| Align Left | L |
| Align Right | R |
| Align To Base&line | Alt+F12 |
| Align Top | T |
| All Small Capitals | Ctrl+Shift+K |
| Artistic Media | I |
| Back | Ctrl+PgDn |
| Bold | Ctrl+B |
| Brightness/Contrast/&Intensity… | Ctrl+B |
| Bring up Property Bar | Ctrl+Return |
| Bullet | Ctrl+M |
| C&hange Case… | Shift+F3 |
| Center | Ctrl+E |
| Center to Page | P |
| Co&lor Balance… | Ctrl+Shift+B |
| Color | Shift+F12 |
| Color | Shift+F11 |
| Con&vert | Ctrl+F8 |
| Con&vert To Curves | Ctrl+Q |
| Convert Outline To Obj&ect | Ctrl+Shift+Q |
| Cu&t | Ctrl+X |
| Cu&t | Shift+Delete |
| De&lete | Delete |
| Delete Character to Right | Delete |
| Delete Word to Right | Ctrl+Delete |
| Distribute Bottom | Shift+B |
| Distribute Centers Horizontally | Shift+E |
| Distribute Centers Vertically | Shift+C |
| Distribute Left | Shift+L |
| Distribute Right | Shift+R |
| Distribute Spacing Horizontally | Shift+P |
| Distribute Spacing Vertically | Shift+A |
| Distribute Top | Shift+T |
| Drop Cap | Ctrl+Shift+D |
| E&dit Text… | Ctrl+Shift+T |
| E&xit | Alt+F4 |
| Eraser | X |
| Font List | Ctrl+Shift+F |
| Font Size Decrease | Ctrl+NUMPAD2 |
| Font Size Decrease | Ctrl+NUMPAD2 |
| Font Size Increase | Ctrl+NUMPAD8 |
| Font Size Increase | Ctrl+NUMPAD8 |
| Font Size List | Ctrl+Shift+P |
| Font Size Next Combo Size | Ctrl+NUMPAD6 |
| Font Size Next Combo Size | Ctrl+NUMPAD6 |
| Font Size Previous Combo Size | Ctrl+NUMPAD4 |
| Font Size Previous Combo Size | Ctrl+NUMPAD4 |
| Font Weight List | Ctrl+Shift+W |
| Force Full | Ctrl+H |
| Forward &One | Ctrl+PgUp |
| Fountain | F11 |
| Full | Ctrl+J |
| Graphic and Text St&yles | Ctrl+F5 |
| HTML Font Size List | Ctrl+Shift+H |
| Hand | H |
| Horizontal Text | Ctrl+, |
| Hue/&Saturation/Lightness… | Ctrl+Shift+U |
| Insert C&haracter | Ctrl+F11 |
| Interactive Fill | G |
| Italic | Ctrl+I |
| Left | Ctrl+L |
| Linear | Alt+F2 |
| Mesh Fill | M |
| Micro Nudge Down | Ctrl+DnArrow |
| Micro Nudge Left | Ctrl+LeftArrow |
| Micro Nudge Right | Ctrl+RightArrow |
| Micro Nudge Up | Ctrl+UpArrow |
| Move Down 1 Frame | PgDn |
| Move Down 1 Line | DnArrow |
| Move Down 1 Paragraph | Ctrl+DnArrow |
| Move Left 1 Character | LeftArrow |
| Move Left 1 Word | Ctrl+LeftArrow |
| Move Right 1 Character | RightArrow |
| Move Right 1 Word | Ctrl+RightArrow |
| Move Up 1 Frame | PgUp |
| Move Up 1 Line | UpArrow |
| Move Up 1 Paragraph | Ctrl+UpArrow |
| Move to Beginning of Frame | Ctrl+Home |
| Move to Beginning of Line | Home |
| Move to Beginning of Text | Ctrl+PgUp |
| Move to End of Frame | Ctrl+End |
| Move to End of Line | End |
| Move to End of Text | Ctrl+PgDn |
| Navigator | N |
| Next Page | PgDn |
| None | Ctrl+N |
| Nudge &Down | DnArrow |
| Nudge &Up | UpArrow |
| Nudge Left | LeftArrow |
| Nudge Right | RightArrow |
| Pan Down | Alt+DnArrow |
| Pan Left | Alt+LeftArrow |
| Pan Right | Alt+RightArrow |
| Pan Up | Alt+UpArrow |
| Pen | F12 |
| Previous Page | PgUp |
| Properties | Alt+Return |
| R&edo %s | Ctrl+Shift+Z |
| Refresh &Window | Ctrl+W |
| Right | Ctrl+R |
| S&ize | Alt+F10 |
| Save &As… | Ctrl+Shift+S |
| Select Down 1 Frame | Shift+PgDn |
| Select Down 1 Line | Shift+DnArrow |
| Select Down 1 Paragraph | Ctrl+Shift+DnArrow |
| Select Left 1 Character | Shift+LeftArrow |
| Select Left 1 Word | Ctrl+Shift+LeftArrow |
| Select Right 1 Character | Shift+RightArrow |
| Select Right 1 Word | Ctrl+Shift+RightArrow |
| Select Up 1 Frame | Shift+PgUp |
| Select Up 1 Line | Shift+UpArrow |
| Select Up 1 Paragraph | Ctrl+Shift+UpArrow |
| Select all objects | Ctrl+A |
| Select to Beginning of Frame | Ctrl+Shift+Home |
| Select to Beginning of Line | Shift+Home |
| Select to Beginning of Text | Ctrl+Shift+PgUp |
| Select to End of Frame | Ctrl+Shift+End |
| Select to End of Line | Shift+End |
| Select to End of Text | Ctrl+Shift+PgDn |
| Shape | F10 |
| Show &Non-Printing Characters | Ctrl+Shift+C |
| Sna&p To Grid | Ctrl+Y |
| Style List | Ctrl+Shift+S |
| Super Nudge Down | Shift+DnArrow |
| Super Nudge Left | Shift+LeftArrow |
| Super Nudge Right | Shift+RightArrow |
| Super Nudge Up | Shift+UpArrow |
| Text | Ctrl+F10 |
| To &Back | Shift+PgDn |
| To &Front | Shift+PgUp |
| Toggle Pick State | Ctrl+Space |
| Toggle View | Shift+F9 |
| Underline | Ctrl+U |
| Vertical Text | Ctrl+. |
| Vie&w Manager | Ctrl+F2 |
| Zoom | Z |
| Zoom &Out | F3 |
| Zoom One-Shot | F2 |
| Zoom To &Fit | F4 |
| Zoom To &Page | Shift+F4 |
| Zoom To &Selection | Shift+F2 |













